
Harga minyak turun pada hari Jumat(21/2), tetapi berada di jalur untuk mengamankan kenaikan mingguan, karena para pedagang mengamati gangguan rantai pasokan di Rusia dan penarikan stok bensin dan sulingan AS.
Harga minyak berjangka Brent turun 0,8% menjadi $75,86 per barel pada pukul 08:05 ET (13:05 GMT), sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,9% menjadi $71,85 per barel.
Harga minyak naik minggu ini karena Caspian Pipeline Consortium (CPC), rute utama untuk ekspor minyak Kazakhstan, mengurangi aliran hingga 30-40% setelah pesawat nirawak Ukraina menghantam stasiun pompa Kropotkinskaya Rusia.
Sementara itu, Rusia meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina, merusak fasilitas produksi gas di Kharkiv. Serangan itu bertujuan untuk mengganggu kemampuan pemanasan Ukraina di tengah musim dingin. Pasar juga menghadapi tantangan pasokan di North Dakota karena cuaca dingin yang parah memengaruhi operasi. Menurut Otoritas Pipa North Dakota, produksi minyak telah menurun sebesar 120.000 hingga 150.000 barel per hari, dengan produksi gas alam juga terpengaruh.
"Ketidakpastian pasokan terus mendukung pasar minyak, yang menghadapi berbagai risiko, termasuk gangguan pada aliran Kazakhstan, potensi penundaan pengembalian barel OPEC+, peristiwa cuaca di AS, dan risiko sanksi yang selalu ada yang menghantui pasar," kata analis ING dalam catatan baru-baru ini.
Menambah kekhawatiran pasokan, laporan media telah menunjukkan bahwa kelompok produsen OPEC dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, dapat menunda peningkatan pasokan ke pasar.
"Namun, potensi dimulainya kembali aliran minyak dari wilayah Kurdistan Irak, dan segera, mengimbangi risiko pasokan ini," tambah analis ING. (Newsmaker23)
Sumber: Investing.com
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...